Halloween yg sering dirayakan pada tanggal 31 oktober atau disebut juga hallowe'en atau all saint's eve atau all hollow's eve atau di amerika latin disebut dengan NOCHE de LAS BRUJAS atau malam para penyihir,pertama kali di peringati di irlandia oleh orang/bangsa kelt dan gael.
Halloween yg di sebut juga oleh bangsa gael sebagai festival samhain dan tahun baru kelt merupakan perayaan hasil musim panen yang dimaksudkan untuk menyimpan persedian bahan makanan selama musim dingin.
Selain itu,bangsa gael juga selalu menyembelih hewan ternak dan membuat api unggun dari tulang hewan tersebut, hal tersebut dilakukan karena orang gael percaya pada tanggal 31 oktober merupakan hari dimana dibukanya gerbang pembatas antara dunia orang mati dengan dunia orang hidup. Dan menurut orang gael,arwah orang mati yang datang ke dunia hanya akan membahayakan orang hidup dan membawa wabah penyakit,oleh karena itu orang gael selalu mengenakan topeng dan kostum setan sambil berpura-pura sebagai arwah jahat atau berdamai dengan mereka.
Halloween juga diketahui sebagai hari para arwah atau day of the dead,hari dimana manusia menyambut sanak keluarga yang telah meninggal kembali ke dunia orang hidup,di beberapa negara hal ini masih dipercaya dan di peringati setiap tahunnya di brazil,philipina,dan meksiko.
Sedangkan di beberapa mayoritas negara lainnya seperti amerika serikat,untuk para anak muda halloween berarti kesempatan untuk mengekspresikan diri mereka dengan cara mengenakan kostum-kostum dan berpenampilan unik dan tak lazim.
Sedangkan untuk anak-anak,halloween berarti mendapatkan permen dan coklat sebanyak-banyaknya.Biasa mereka mengenakan kostum setan lalu berkeliling ke para tetangga sambil mengucapkan "trick or treat",ucapan tersebut berarti "ancaman" yg artinya "beri kami (permen)" atau "kami jahili". Biasa mereka akan menjahili para tetangga yg pelit dan judes dengan berbagai cara,seperti menaruhkan tissue bekas toilet di pepohonan atau di sekitar rumah atau mencorat-coret rumah tersebut secara diam-diam tentunya.
Halloween sendiri mungkin akan terasa kurang lengkap tanpa buah labu yang di ukir menyerupai kepala hantu,atau biasa disebut jack-'o-latern. Jack-'o-latern sendiri biasanya di taruh lilin didalamnya agar terlihat menakutkan,dan di tempatkan di depan pintu masuk saat suasana mulai gelap.
Di indonesia sendiri,belakangan ini banyak yang merayakan halloween juga tanpa jelas apa motivasinya.Di lihat dari sejarah bangsa kita pun sepertinya gak ada keterkaitannya memang banyak cerita mistik di negara kita namun seiring perkembangan zaman dan makin majunya pola pikir masyarakat kita,cerita itu hanya menjadi isapan jempol belaka namun ironisnya justru kalangan masyarakat kelas atas yang merayakannya. Atau,mungkin hanya ingin "ikut-ikutan" mengekspresikan diri seperti anak muda di barat??Kalau mereka merayakannya di sana sih (negara-negara yang punya sejarah halloween) gak apa-apa,itu namanya menghormati budaya orang lain. Sementara kita??Gak tau malu,menyedihkan banget cuma jadi PLAGIATOR,pantes budaya kita banyak di curi negara tetangga...Huuuff!!!
Minggu, 01 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar